Kebakaran Hanguskan Rumah Panggung dan Semi Permanen di Sangalla Utara, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Published by admin on

TANA TORAJA — Bencana kebakaran melanda kawasan pemukiman padat di Lingkungan Lokko’ Pandan, Kelurahan Bebo, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, pada sekitar pukul 14.25 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah panggung dan merusak satu unit rumah semi permanen milik warga setempat.
Identitas pemilik rumah panggung yang menjadi korban utama diketahui bernama Yakobus Bara Tiku alias Papa Anti (56), seorang petani setempat. Sementara pemilik rumah semi permanen yang terdampak adalah Martina Madaun (56), seorang ibu rumah tangga.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Hermawati (46), kejadian bermula saat dirinya sedang beristirahat di dalam rumah. Tiba-tiba ia merasakan hawa panas yang menyengat dari arah luar. Saat keluar untuk memeriksa, ia mendapati rumah panggung milik Yakobus sudah dalam kondisi terbakar hebat. Hermawati langsung berteriak meminta pertolongan dan mengabarkan kejadian tersebut kepada saksi lain, Bagassangan (36), serta warga sekitar.
Mendapat laporan warga, dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Tana Toraja tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 14.50 WITA. Proses pemadaman api dilakukan secara intensif oleh petugas Damkar bersama personel Polsek Sangalla dan dibantu gotong royong masyarakat setempat.
Api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.20 WITA. Kendati demikian, bangunan rumah panggung beserta seluruh isinya dilaporkan habis terbakar rata dengan tanah. Kobaran api juga sempat merembet dan membakar bagian atap dapur rumah semi permanen milik Martina yang posisinya berdampingan.
Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang dialami korban pemilik rumah panggung ditaksir mencapai ± Rp200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah), sedangkan kerugian pemilik rumah semi permanen ditaksir sekitar ± Rp15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah). Seluruh rangkaian penanganan evakuasi dan pengamanan lokasi oleh petugas selesai pada pukul 18.20 WITA dalam situasi yang aman dan kondusif.
Merespons musibah kebakaran yang terjadi di tengah musim kemarau ini, Kapolres Tana Toraja AKBP Arwansa, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan rasa prihatin yang mendalam sekaligus mengeluarkan instruksi tegas terkait kewaspadaan bencana.
“Kami menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga korban yang tertimpa musibah di Sangalla Utara. Peristiwa ini menjadi pengingat yang sangat berharga bagi kita semua, terlebih di tengah kondisi cuaca kering saat ini di mana potensi picuan api sekecil apa pun sangat cepat menyebar luas. Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat Tana Toraja untuk melipatgandakan kewaspadaan di lingkungan rumah masing-masing. Pastikan instalasi listrik terpasang dengan aman, jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, dan hindari pembakaran di area terbuka secara sembarangan. Sinergi dalam menjaga kewaspadaan dini ini adalah kunci utama kita bersama untuk mencegah jatuhnya kerugian material dan demi mewujudkan Tana Toraja yang aman, tentram, serta selalu kondusif,” tegas AKBP Arwansa.

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *