MAKALE – Guna mematangkan persiapan program pembinaan mental kepribadian bagi generasi muda, jajaran personel Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Tana Toraja melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan koordinasi ke SMA Kristen Makale di Jalan Nusantara No. 16, Kelurahan Bombongan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan oleh PS. Kanit Bintibsos Aiptu Zem Sangi Rante bersama Aipda Yustina Kartika, AMK. Kehadiran tim Sat Binmas ini diterima langsung oleh Kepala SMA Kristen Makale, Ibu Hermin Ranggalele, S.Pd., guna membahas rencana pelaksanaan program inovatif “Police Goes to School”.
Fokus utama dari koordinasi ini adalah penyusunan agenda bimbingan dan penyuluhan (binluh) mengenai “Etika Pendidikan dan Karakter”, yang merupakan wujud nyata implementasi program Quick Wins 1.2 “Polisi Peduli Pendidikan (Polidik)”. Selain mematangkan jadwal, personel Sat Binmas juga menemui Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Kristen Makale, Ibu Ivayanti Palloan, S.Psi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi awal dan memetakan potensi kenakalan remaja atau dinamika permasalahan siswa, baik yang terjadi di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Data awal dari Guru BK ini akan digunakan sebagai materi pokok sosiologi hukum yang kontekstual, sehingga penanganan masalah siswa dapat dicarikan solusi terbaik secara bersama-sama.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Arwansa, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas AKP Agustinus Teke, menyampaikan pesan agar seluruh elemen masyarakat, jajaran pengurus sekolah, para guru BK, serta personel kepolisian senantiasa menjaga soliditas, meningkatkan disiplin kerja, dan bersama-sama memelihara situasi kamtibmas yang kondusif. Kapolres menekankan bahwa koordinasi dini dan identifikasi masalah sosiologis remaja di lingkungan sekolah sangat vital untuk menyusun materi binluh yang tepat sasaran, sehingga roda pendidikan, pembentukan karakter anak, dan aktivitas sosial warga di Tana Toraja dapat terus berjalan secara aman, tertib, lancar, dan damai.
Kegiatan koordinasi ini berjalan interaktif dan menghasilkan kesepahaman yang kuat antara pihak kepolisian dan manajemen sekolah. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan yang aman, tertib, lancar, dan terkendali.
0 Comments