SANGALLA SELATAN – Melalui pendekatan keadilan restoratif dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan, jajaran personel Polsek Sangalla berhasil memediasi kasus kesalahpahaman yang terjadi antar-anggota keluarga di Dusun Lempangan, Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan mediasi (problem solving) di wilayah binaan ini dipimpin langsung oleh Ka SPK Aipda Alfian Somalinggi bersama jajaran personel Bhabinkamtibmas Polsek Sangalla yang terdiri dari Aiptu Jhony Bumbungan, S.H. dan Aipda Saiful Rahman. Langkah proaktif ini diambil sebagai wujud pelayanan prima Polri dalam menjaga keharmonisan warga di tingkat dusun.
Permasalahan yang dimediasi tersebut melibatkan dua orang warga yang masih memiliki ikatan keluarga dekat, yakni antara perempuan bernama Maria Bubun (nenek) dengan perempuan bernama Imelda Baratiku (cucu). Akibat adanya kesalahpahaman komunikasi di antara keduanya, sempat memicu ketegangan internal keluarga.
Melihat potensi kerawanan sosial tersebut, personel Polsek Sangalla bersama Kepala Dusun Lempangan segera turun tangan mempertemukan kedua belah pihak di ruang dialog. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, petugas memberikan pandangan hukum serta nasihat kekeluargaan hingga akhirnya kedua belah pihak menyadari kekeliruan masing-masing. Pertemuan tersebut membuahkan kata sepakat, di mana kedua belah pihak memilih jalan damai, saling memaafkan, serta berkomitmen penuh untuk tidak mengulangi maupun memperpanjang permasalahan tersebut di kemudian hari.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Arwansa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan pesan agar seluruh elemen masyarakat, jajaran pengurus lembang, para tokoh adat, serta personel kepolisian senantiasa menjaga soliditas, meningkatkan disiplin kerja, dan bersama-sama memelihara situasi kamtibmas yang kondusif. Kapolres menekankan bahwa kecepatan dan ketepatan fungsi SPK dan Bhabinkamtibmas dalam menjalankan program problem solving di tingkat dusun sangat vital untuk mencegah konflik meluas, sehingga stabilitas sosial terawat dengan baik serta roda perekonomian dan aktivitas kemasyarakatan di Tana Toraja dapat terus berjalan secara aman, tertib, lancar, dan damai.
Keberhasilan mediasi ini disambut rasa syukur oleh pihak keluarga besar dan pemerintah dusun setempat karena ikatan kekerabatan dapat terselamatkan dengan baik. Hingga seluruh rangkaian kegiatan problem solving berakhir, situasi kamtibmas di Dusun Lempangan, Lembang Tokesan dilaporkan berada dalam keadaan yang aman, tertib, dan kondusif.
0 Comments