{"id":74121,"date":"2024-11-08T10:02:17","date_gmt":"2024-11-08T10:02:17","guid":{"rendered":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/?p=74121"},"modified":"2024-11-08T10:02:17","modified_gmt":"2024-11-08T10:02:17","slug":"menteri-atr-bpn-temui-kapolri-untuk-kerjasama-berantas-mafia-tanah-tanpa-toleransi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/2024\/11\/08\/menteri-atr-bpn-temui-kapolri-untuk-kerjasama-berantas-mafia-tanah-tanpa-toleransi\/","title":{"rendered":"Menteri ATR\/BPN Temui Kapolri Untuk Kerjasama Berantas Mafia Tanah Tanpa Toleransi"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jakarta &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN) Nusron Wahid dalam memberantas kejahatan di bidang pertanahan, salah satunya adalah mafia tanah.<\/p>\n<p>Hal itu dikatakan Kapolri usai mendapatkan kunjungan dari Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid di Mabes Polri, Jumat (8\/11\/2024). Jenderal Sigit mengapresiasi lawatan Nusron Wahid untuk membahas kerjasama dengan Polri dalam mendukung program-program di Kementerian ATR\/BPN. Pasalnya, Menteri Nusron mendapatkan tugas dari Presiden Prabowo Subianto dan akan menjadi penilaian khusus terhadap kinerja kementerian-nya.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya kita akan mendukung, sehingga kepastian hukum khususnya terhadap masyarakat yang selama ini bersengketa terkait dengan hak-hak keperdataan, apakah itu antar korporasi, terus masyarakat dengan pihak-pihak tertentu dan juga tadi bagaimana melakukan langkah-langkah untuk pemberantasan terhadap orang-orang yang selama ini melanggar aturan undang-undang atau biasa disebut dengan mafia tanah,&#8221; kata Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri.<\/p>\n<p>Untuk itu dari pertemuan ini kata Kapolri, pihaknya akan membentuk satgas bersama untuk mendukung kerja dan program-program Menteri ATR\/BPN. &#8220;Kami akan support penuh dengan segera akan kita bentuk satgas bersama untuk mendukung program, kebijakan dari bapak ATR,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara, Nusron Wahid selain dalam rangka silaturahmi, kunjungan ini membahas isu-isu kejahatan pertanahan. Dirinya mengakui Kementerian ATR\/BPN tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu dirinya menggandeng Polri dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan yang berkaitan dengan hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Karena jajaran kepolisian ini pasukannya lengkap, punya dimensi hukum, punya dimensi pengamanan. Kami butuh dua-duanya, yaitu butuh hukum dan butuh pengamanannya,&#8221; tutur Nusron.<\/p>\n<p>Dikatakan Nusron, keberadaan pihak kepolisian sangat-sangat diperlukan pada saat melakukan eksekusi pemberantasan mafia tanah. Selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terkait hak-hak perdata, juga menjadi penilaian positif bagi para investor untuk berinvestasi.<\/p>\n<p>&#8220;Supaya investor yang datang ke sini mau berusaha di sini, beraktivitas ekonomi di sini menjadi nyaman dan tidak terganggu dengan adanya ulah-ulah mafia tanah yang setiap hari dengan berbagai akal mengugat status pertanahannya,&#8221; kata Nusron.<\/p>\n<p>Dirinya menegaskan telah bersepakat dengan Kapolri bahwa tidak ada toleransi dengan para mafia tanah. Untuk itu pada saat diproses secara hukum akan dijerat pasal berlapis.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tadi berdua sudah sepakat untuk mafia tanah kita zero toleransi, akan kita gas terus, kita kenakan pasal berlapis, tidak hanya tindak pidana umum, tapi kita akan kejar sampai TPPU-nya, sampai penggunaan duitnya, tempat menyimpan duitnya supaya dikembalikan kepada negara, kalau itu tanah negara, kalau itu tanahnya rakyat supaya dikembalikan kepada rakyat,&#8221; tandasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Jakarta &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang\/Badan Pertanahan Nasional (ATR\/BPN) Nusron Wahid dalam memberantas kejahatan di bidang pertanahan, salah satunya adalah mafia tanah. Hal itu dikatakan Kapolri usai mendapatkan kunjungan dari Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid di Mabes Polri, Jumat (8\/11\/2024). Jenderal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":74122,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":["post-74121","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polres-tana-toraja"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-20241108-WA0335.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":74123,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74121\/revisions\/74123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/polrestanatoraja.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}